(Source: Uma Musume: Pretty Derby)
Halo, sobat kreatif! Biasanya jika kita mendengar game gacha pasti akan identik dengan karakter anime, idol, dan pertarungan atau cerita fantasi. Game Uma Musume: Pretty Derby muncul dengan ide yang sedikit berbeda, karakter-karakter pada game ini terinspirasi dari kuda pacuan yang terkenal serta legendaris di Jepang. Uma Musume juga menimbulkan tren yang ramai di seluruh dunia termasuk Indonesia. Bahkan, berkat adanya game ini ajang perlombaan pacuan kuda nasional mendapatkan kejutan berupa melonjaknya angka penggemar dalam waktu yang singkat. Bagaimana bisa sebuah game dapat berpengaruh sebesar ini? Ayo kita simak!
Yuk Kenalan Dengan Uma Musume!
Uma Musume: Pretty Derby adalah game yang dikembangkan oleh Cygames dengan awal rilis pada tahun 2021 secara eksklusif di Jepang sebelum akhirnya rilis versi global pada Juni 2025. Game ini sekarang sudah tersedia di Apple App Store, Google Play Store, dan Steam. Pada peluncuran global mereka mendapatkan sambutan yang luar biasa dari para pemain. Hanya dalam waktu singkat, game ini menembus 1 juta unduhan di Play Store dan mencapai 87 ribu pemain aktif bersamaan di Steam. Hal ini membuktikan bahwa daya tarik Uma Musume bukan hanya untuk pasar Jepang, namun juga audiens internasional.
Konsep unik berupa gadis pelari yang merupakan personifikasi dari kuda pacuan legendaris ternyata justru menjadi daya tarik utamanya yang membuat game ini digemari di mata para pemain. Karakter seperti Haru Urara, Special Week, Mejiro McQueen, dan Silence Suzuka merupakan personifikasi dari kuda pacuan di dunia nyata dengan nama yang sama.
Game ini memunginkan pemain yang disebut dalam game sebagai “trainer” untuk mengembangkan kemampuan gadis kuda dan memenangkan berbagai perlombaan pada mode karir. Pemain juga dapat berinteraksi dengan para karakter dengan mode story yang pastinya asyik untuk dicoba. Setiap karakter punya latar belakang unik, lagu sendiri, bahkan lore mereka sendiri yang membuat pemain akan merasa terikat dengan gadis kuda tersebut. Tak hanya itu, game ini juga memberikan visual yang memukau, lengkap dengan animasi smooth, musik idol yang catchy, serta narasi cerita yang menghibur.
Pengaruh Besar Terhadap Olahraga Pacuan Kuda
Tidak hanya sebagai media hiburan saja, Uma Musume ternyata sukses membuka pintu minat terhadap balap kuda riil di Indonesia. Fenomena ini berhasil dibuktikan dengan Indonesia Horse Racing Championship 2025 yang diselenggarakan oleh PORDASI dan Sarga.co.
Banyak dari fans yang menonton siaran langsung balapan tersebut dari akun Youtube resmi Sarga.co. Bahkan livestream selama 9 jam 21 menit ini dibanjiri oleh penonton dalam jumlah yang banyak. Per 31 Juli 2025, video livestream tersebut ditonton hingga lebih dari 299 ribu kali. Tak hanya itu, kolom komentar juga dibanjiri oleh para fans yang mengirimkan kata “Umazing” yang merupakan referensi dari game Uma Musume: Pretty Derby itu sendiri. “Umazing” adalah kata yang sering digunakan oleh para penggemar Uma Musume dan merupakan plesetan dari kata amazing dan uma (kuda dalam bahasa Jepang).
Platform Digital Sebagai Sarana Penyebaran Tren di Media Populer
(Source: Instagram Sarga.co)
Menanggapi lonjakan peminat olahraga pacuan kuda secara tiba-tiba, Sarga.co juga menunjukkan antusiasnya dalam merespons para audiens yang telah memberikan dukungan melalui media sosial dan juga fan art. Sarga.co mengunggah postingan feeds Instagram dengan headline “Umazing Trainers, You Rocked The Track!” dan menampilkan komentar-komentar audiens yang mendukung mereka.
Tren ini membuktikan bahwa media sosial adalah sarana yang efektif untuk menyampaikan informasi, dikarenakan sifat pengguna media sosial yang FOMO atau Fear of Missing Out dan cenderung untuk tidak ingin ketinggalan tren yang sedang panas di media sosial.
Beberapa pemain juga membagikan pendapatnya mengenai pengalaman bermain Uma Musume.
“Gua sebelumnya belum pernah tertarik sama olahraga balap kuda, tetapi lebih tertarik ke hewannya aja. Awal nyoba karena imut dan karakternya terinspirasi dari dunia nyata, beberapa sifat ikoniknya juga (ikut) ada di dalam game, imut juga,” Ujar Faqih pada platform sosial Discord.
Tak ingin kalah, Zecho juga membagikan pengalamannya di platform yang sama, “Aku pertama kali tahu dari meme Gold Ship yang ramai di Instagram sama Facebook, aku cari asal-usulnya ternyata dari game Uma Musume. Saya ketagihan melatih kuda, apalagi si Gold Ship.”
Hal ini menunjukkan bahwa game Uma Musume: Pretty Derby telah membuktikan bagaimana ide-ide kreatif yang bisa dikatakan nyeleneh terkadang dapat membuat suatu inovasi yang disukai oleh orang-orang. Kepopuleran Uma Musume dapat melahirkan fenomena pop culture dan meme yang menghibur sekaligus membawa netizen untuk ikut mencari tahu asal-usul meme Uma Musume yang akhirnya dapat menimbulkan ketertarikan terhadap suatu hal, dalam kasus ini adalah olahraga pacuan kuda.